Assalamu Alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh - Selamat Datang Di SMA IBNU HAJAR BOARDING SCHOOL - PUTRA - Jl. Bungur II, Harjamukti Cimanggis Depok No.Hp 0896 7811 5102

http://ibnuhajarpersada.com/

http://ibnuhajarpersada.com/

http://ibnuhajarpersada.com/


http://ibnuhajarpersada.com/

http://ibnuhajarpersada.com/

http://ibnuhajarpersada.com/

http://ibnuhajarpersada.com/




https://ihbs.or.id/

Tampilkan postingan dengan label Belajar kimia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Belajar kimia. Tampilkan semua postingan

Kamis, 29 Oktober 2015

Pengertian dan Jenis-jenis Ikatan Kovalen


ikatan kovalen 

Ikatan Kovalen adalah ikatan yang terjadi karena pemakaian pasangan elektron secara bersama oleh 2 atom yang berikatan. Ikatan kovalen terjadi akibat ketidakmampuan salah 1 atom yang akan berikatan untuk melepaskan elektron (terjadi pada atom-atom non logam).








Pembentukan ikatan kovalen terbentuk dari atom-atom unsur yang memiliki afinitas elektron tinggi serta beda keelektronegatifannya lebih kecil dibandingkan ikatan ion. Atom non logam cenderung untuk menerima elektron sehingga jika tiap-tiap atom non logam berikatan maka ikatan yang terbentuk dapat dilakukan dengan cara mempersekutukan elektronnya dan akhirnya terbentuk pasangan elektron yang dipakai secara bersama. Pembentukan ikatan kovalen dengan cara pemakaian bersama pasangan elektron tersebut harus sesuai dengan konfigurasi elektron pada unsur gas mulia yaitu 8 elektron (kecuali He berjumlah 2 elektron).

1. Ikatan Kovalen Tunggal

Contoh:
1H = 1

9F = 2, 7

Atom H memiliki 1 elektron valensi sedangkan atom F memiliki 7 elektron valensi. Agar atom H dan F memiliki konfigurasi elektron yang stabil, maka atom H dan atom F masing-masing memerlukan 1 elektron tambahan (sesuai dengan konfigurasi elektron He dan Ne). Jadi, atom H dan F masing-masing meminjamkan 1 elektronnya untuk dipakai bersama.

2. Ikatan Kovalen Rangkap Dua

Contoh:
Ikatan yang terjadi antara atom O dengan O membentuk molekul O2

Konfigurasi elektronnya :
8O= 2, 6

Atom O memiliki 6 elektron valensi, maka agar diperoleh konfigurasi elektron yang stabil tiap-tiap atom O memerlukan tambahan elektron sebanyak 2. Ke-2 atom O saling meminjamkan 2 elektronnya, sehingga ke-2 atom O tersebut akan menggunakan 2 pasang elektron secara bersama.

3. Ikatan Kovalen Rangkap Tiga

Contoh:
Ikatan yang terjadi antara atom N dengan N membentuk molekul N2

Konfigurasi elektronnya :
7N = 2, 5

Atom N memiliki 5 elektron valensi, maka agar diperoleh konfigurasi elektron yang stabil tiap-tiap atom N memerlukan tambahan elektron sebanyak 3. Ke-2 atom N saling meminjamkan 3 elektronnya, sehingga ke-2 atom N tersebut akan menggunakan 3 pasang elektron secara bersama.

4. Ikatan Kovalen Koordinasi / Koordinat / Dativ
Adalah ikatan yang terbentuk dengan cara penggunaan bersama pasangan elektron yang berasal dari salah 1 atom yang berikatan [Pasangan Elektron Bebas (PEB)], sedangkan atom yang lain hanya menerima pasangan elektron yang digunakan bersama.

Pasangan elektron ikatan (PEI) yang menyatakan ikatan dativ digambarkan dengan tanda anak panah kecil yang arahnya dari atom donor menuju akseptor pasangan elektron.

Contoh:
Terbentuknya senyawa BF3 – NH3

Ikatan kovalen dapat mengalami polarisasi, maka dari itu dikenal ada 2 :
  • Ikatan kovalen polar
  • Ikatan kovalen nonpolar
Suatu ikatan kovalen disebut polar, jika Pasangan Elektron Ikatan (PEI) tertarik lebih kuat ke salah 1 atom.

Contoh 1 :
Molekul HCl
Meskipun atom H dan Cl sama-sama menarik pasangan elektron, tetapi keelektronegatifan Cl lebih besar daripada atom H. Akibatnya atom Cl menarik pasangan elektron ikatan (PEI) lebih kuat daripada atom H sehingga letak PEI lebih dekat ke arah Cl (akibatnya terjadi semacam kutub dalam molekul HCl).

Suatu ikatan kovalen dikatakan nonpolar jika PEI (pasangan elektron ikatan) tertarik sama kuat ke semua atom.

Jadi, kepolaran suatu ikatan kovalen disebabkan oleh adanya perbedaan keelektronegatifan antara atom-atom yang berikatan. Sebaliknya, suatu ikatan kovalen dikatakan non polar (tidak berkutub), jika PEI tertarik sama kuat ke semua atom.

Contoh Soal Kimia Kelas X SMA dan Pembahasannya

Selasa, 27 Oktober 2015

Contoh Soal Kimia Kelas X SMA dan Pembahasannya

Kali ini kumpulan latihan soal kimia terbaru dan lengkap pembahasannya buat temen-temen yang masih duduk di kelas x sebagai pengenalan mengenai pelajaran kimia. langsung saja disimak semoga dapat bermanfaat


1. Zat yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat yang lebih sederhana melalui reaksi kimia biasa disebut...
a. Unsur
b. Molekul
c. Atom
d. Senyawa
e. Partikel
Jawab : A

2. Ilmuwan yang berhasil menemukan elektron dan model atom yang menyerupai roti kismis adalah...
a. Niels Bohr
b. Ernest Rutherford
c. J.J Thomson
d. J. Chadwik
e. Max Planck
Jawab : C

3. Sebuah atom memiliki jumlah elektron 7 dan nomor massanya 19. Berapakah jumlah neutron pada atom tersebut?
a. 7
b. 19
c. 10
d. 12
e. 14
Jawab : 12

Jumlah proton  = jumlah elektron = 7
Jumlah neutron = nomor massa – jumlah proton
                        = 19 – 7 = 12

4. Dalam satu golongan, besarnya jari-jari atom dari atas ke bawah adalah...
a. Berkurang
b. Bertambah
c. Tetap
d. Mengecil
e. Tidak berubah
Jawab : B

5. Sifat-sifat unsur yang berubah secara beraturan seiring pertambahan nomor atomnya disebut...
a. Sifat golongan
b. Sifat unsur
c. Sifat khas
d. Sifat periodik
e. Sifat koligatif
Jawab : D

6. Suatu ikatan dimana pasangan elektron yang dipakai bersama tertarik lebih kuat ke salah satu atom disebut...
a. Ikatan ion
b. Ikatan kovalen polar
c. Ikatan van der Wals
d. Ikatan kovalen koordinat
e. Ikatan logam
Jawab : B

7. Ikatan kimia pada senyawa air adalah jenis ikatan...
a. Ikatan hidrogen
b. Ikatan ion
c. Ikatan kovalen
d. Ikatan logam
e. Ikatan van der Waals
Jawab : Ikatan hidrogen

8. Dibawah ini merupakan senyawa yang memiliki ikatan homopolar, kecuali...
a. NaOH
b. HCl
c. HF
d.
e.
Jawab : A

9. 25 gram gas yang diukur pada keadaan standar memiliki volume sebesar...
a. 22,4 L
b. 11,2 L
c. 12,5 L
d. 12 L
e. 24 L
Jawab : B



V = mol × 22,4 = 11,2 L

10. Berapakah massa dari atom Kalsium? (Ar Ca = 40)
a. 0,2 gram
b. 0,3 gram
c. 0,5 gram
d. 0,15 gram
e. 0,35 gram
Jawab : A



Massa Ca = mol x Ar = 0,005mol x 40 = 0,2 gram


11. “Unsur-unsur yang membentuk senyawa selalu bereaksi dalam perbandingan massa yang sudah tertentu dan tetap” Hukum tersebut merupakan bunyi dari hukum...
a. Hukum kekekalan massa
b. Hukum kekekalan energi
c. Hukum perbandingan tetap
d. Hukum perbandingan terbalik
e. Hukum gas ideal
Jawab : C

12. Jika Ar H=1, O=16, dan C=12. Maka dalam 0,50 mol terdapat unsur C sebanyak...
a. 12 gram
b. 1 gram
c. 6 gram
d. 31 gram
e. 16 gram
Jawab : C

Massa = mol x Mr = 0,5 mol x 62 = 31 gram




13. Suatu gas memiliki volume 56 L pada suhu 0°C dan tekanan 1 atm. Gas tersebut memiliki massa175 gram. Jika rumus empiris senyawa adalah . Bagaimanakah rumus molekulnya?
a.
b.
c.
d.
e.
Jawab : A



Rumus molekul =

                       = (14)n = 70
                                  n = 5



14. Suatu tabung berisi gas , kemudian tabung tersebut dikosongkan dan diisi kembali dengan gas pada suhu dan tekanan yang sama. Massa gas H2 adalah...
a.
b.
c.
d.
e.
Jawab : C







15. “Pada suhu dan tekanan sama, semua gas bervolume sama mengandung jumlah molekul yang sama pula.” Hukum dasar kimia diatas dikemukakan oleh...
a. Joseph Louis Proust
b. Amadeo Avogadro
c. Antonie Laurent Lavoisier
d. Dalton
e. Gay - Lussac
Jawab : B

16. Suatu zat dikatakan sebagai zat elektrolit jika...
a. Derajat ionisasinya mendekati 1
b. Derajat ionsasinya mendekati nol
c. Derajar ionisasinya negatif
d. Derajat ionisasinya sama dengan nol
e. Tidak memiliki derajat ionisasi
Jawab : A

17. Diketahui memiliki kelimpahan di alam sebanyak 75% dan atom sebanyak 25%. Berapa Ar rata-rata dari atom Cl?
a. 35,2
b. 35,8
c. 35,1
d. 35,5
e. 35,0
Jawab : D




18. Bilangan oksidasi Sulfur dalam adalah...
a. +2
b. +3
c. +6
d. +18
e. +32
Jawab : C



Biloks S + biloks O = -2

Biloks S + (4 x (-2)) = -2

Biloks S = +6


19. Senyawa-senyawa yang berbeda tetapi mempunyai rumus molekul yang sama disebut...
a. Polimer
b. Isomer
c. Isoalkana
d. Dimer
e. Monomer
Jawab : B

20. Untuk jumlah atom karbon yang sama, perbandingan titik didih antara alkana, alkena dan alkuna adalah...
a. Alkana > alkena < alkuna
b. Alkana <alkena < alkuna
c. Alkana > alkena > alkuna
d. Alkana = alkena = alkuna
e. Alkana< alkena >alkuna
Jawab : C



------------
PILIHAN GANDA

SOAL KIMIA KELAS X SMA BAB IKATAN KIMIA (Tanpa Pembahasan)

1.        11Na dapat membentuk ikatan ion dengan unsur dengan konfigurasi elektron….

a.       2,8,2                      d.  2,8,7

b.      2,8,3                      e.  2,8,8

c.       2,8,4         

2.      Pasangan unsur – unsur dari golongan berikut yang dapat membentuk ikatan ion adalah unsur dari golongan…

a.       IA & VIIIA          d.  IA & IIA

b.      IIA & VIIA          e.  VIA & VIIA

c.       IIIA & IIIA

3.      Pasangan senyawa berikut yang memiliki ikatan ion adalah….

a.       KCl & CaF2                      d. CaF2 & HF

b.      NH3 & KNO3      e. NaCl & CCl4

c.       KCl & CCl4         

4.      Unsur X & Y masing – masing memiliki 6 & 7 elektron. Rumus & jenis ikatan yang sesuai jika kedua unsur bersenyawa adalah….

a.       XY6, ion               d. X2Y, kovalen

b.      XY2, kovalen                    e. XY2, ion

c.       X2Y, ion

5.      Dalam CH4 terdapat ikatan ….

a.       Ion                         d. kovalen

b.      Kovalen rangkap   e. kovalen koordinasi

c.       Ion & kovalen

6.      Senyawa berikut yang tidak memiliki ikatan kovalen adalah….

a.       H2O                      d. H2SO4

b.      CCl4                      e. NH3

c.       CaCl2

7.      Senyawa yang memiliki ikatan kovalen rangkap adalah…

a. HCl                          d. C2H4

b. BCl3                        e. PCl5

c. NaCl                                               

8.      Senyawa yang memiliki ikatan kovalen koordinasi adalah…

a.   Mg3N2            d. CH4

b.   SO2                 e. CO2

c.   N2      

9.      Pasangan senyawa berikut yang berikatan ion & kovalen koordinat adalah….

a.   NaCl & CO2   d. CCl4 & SO2

b.   HCl & NaCl    e. MgCl2 & NH4+

c.   KOH & O2    

10.  Diantara senyawa dibawah ini yang tidak memenuhi kaidah oktet adalah….

a.   NO2    d. CH4

b.   NH3   

c.   SCl2    e. CO2

11.  Unsur – unsur di golongan gas mulia sukar bereaksi, disebabkan …..

a.       gas mulia berwujud gas

b.      gas mulia memiliki electron bebas

c.       gas mulia mempunyai electron valensi delapan sehingga memenuhi aturan oktet

d.      gas mulia mempunyai elektron valensi yang penuh sehingga stabil

e.       gas mulia merupakan nonlogam

12.  Jenis ikatan yang tidak mungkin terjadi antara nonlogam & nonlogam adalah....

a.       Ikatan ion

b.      Ikatan kovalen tunggal

c.       Ikatan kovalen rangkap dua

d.      Ikatan kovalen rangkap tiga

e.       Ikatan kovalen koordinasi

13.  Pernyataan yang benar tentang ikatan ion adalah.....

a.       Terjadi antara unsur di golongan VA & VIIA

b.      Terjadi pemakaian elektron bersama

c.       Mempunyai gaya tarik elektrostatik

d.      Dapat menarik benda – benda logam

e.       Mempunyai perbedaan keelektronegatifan kecil

14.  Unsur – unsur yang mungkin membentuk ikatan kovalen adalah....

a.       Na &  F

b.      Au & Fe

c.       Hg & As

d.      C & Ca

e.       H & Cl

15.  Unsur 11Na & 35Br dapat membentuk.....

a.       Ikatan ion, rumusnya Na2Br

b.      Ikatan ion, rumusnya NaBr

c.       Ikatan kovalen, rumusnya NaBr

d.      Ikatan kovalen, rumusnya Na2Br

e.       Ikatan kovalen, rumusnya NaBr2

16.  Dalam ikatan PCl3 terdapat pasangan elektron bebas disekitar atom pusat sebanyak....

a.       1 pasang

b.      2 pasang

c.       3 pasang

d.      5 pasang

e.       Tidak ada pasangan elektron bebas

17.  Senyawa yang mempunyai 4 pasang elektron terikat & 2 pasang elektron bebas di sekitar atom pusat adalah....

a.       CH4

b.      XeF4

c.       SCl6

d.      PBr5

e.       ICl3

18.  Senyawa berikut yang bersifat nonpolar adalah....

a.       CHCl3

b.      C2H5OH

c.       CO2

d.      CH3COCH3

e.       H2O

19.  Rumus senyawa yang mungkin terjadi antara unsur A yang terletak di periode 3, golongan VIA dengan unsur B yang terletak di periode 4, golongan VIIA adalah...

a.       AB & A2B

b.      AB2 & AB5

c.       A2B & A4B

d.      AB2 & AB4

e.       A3B & A7B6

20.  Manakah unsur yang paling polar?

a.       NaAt

b.      NaI

c.       NaBr

d.      NaCl

e.       NaF

21.  Senyawa yang mengalami hipooktet(kurang dari oktet) adalah....

a.       BF3 & Mg3N2

b.      BeCl2 & PCl3

c.       NH3 & CH4

d.      CO2 & ICl5

e.       BeF2 & BH3

22.  Semua senyawa dibawah ini mengalami hiperoktet(lebih dari oktet), kecuali.....

a.       XeF2

b.      PCl5

c.       SF4

d.      OF2

e.       ICl7

23.  Dalam senyawa H2SO4 terdapat ikatan kovalen tunggal & ikatan kovalen koordinasi masing – masing sebanyak....

a.       6,0

b.      5,1

c.       4,2

d.      3,3

e.       2,4

24.  Senyawa yang mempunyai ikatan kovalen rangkap tiga adalah....

a.       CO2

b.      C2H2

c.       HCl

d.      C2H6

e.       CCl4

25.  Senyawa manakah yang mempunyai resonansi?

a.       H2CO3

b.      CO2

c.       CH4

d.      NH3

e.       O2

26.  Manakah yang bukan sifat dari ikatan logam?

a.       Mudah menghantarkan arus listrik

b.      Mudah ditempa

c.       Sebagai isolator yang baik

d.      Elektron mudah bergerak bebas

e.       Inti positif berada dalam lautan elektron

27.  Kelompok senyawa berikut yang mempunyai ikatan ion adalah….

a.       H2O, CO2, CH4

b.      CO2, CH4, NH3

c.       K2O, NaBr, MgCl2

d.      NaCl, HI, H2O

e.       HCl, H2SO4, NaOH



28. -----


29.  Diantara  unsur di  bawah  ini  yang  mempunyai  kecenderungan  menerima  elektron  untuk  membentuk  konfigurasi  elektron  yang  stabil adalah....

a.       10X

b.      11Y

c.       17Z

d.      18A

e.       19B

30.  Unsur berikut yang sangat sukar untuk berikatan kimia adalah….

a.       Fe, Au

b.      Na, Mg

c.       Cl, P

d.      H, He

e.       Ne, Ar

31.  Manakah yang bukan cirri- cirri ikatan ion ?

a.       Terbentuk antara logam & nonlogam

b.      Terdapat ion positif & ion negatif

c.       Mempunyai gaya tarik – menarik elektrostatik

d.      Terjadi antara unsur golongan IVA & VIA

e.       Terjadi serah terima electron

32.  Senyawa manakah yang tidak memenuhi aturan oktet maupun duplet?

a.       PCl3, BH3

b.      MgBr2, NaCl

c.       O2, N2

d.      SF6, PBr5

e.       CO2, CH4

33.  Manakah senyawa berikut yang tidak mencapai octet (hipooktet)?

a.       H2O, CO2

b.      BF3, BeCl2

c.       N2O3, PCl3

d.      NH3, CH4

e.       BH3, CCl4

34.  Ikatan yang terdapat antara atom – atom H dalam molekul gas hydrogen adalah….

a.       Ikatan ion

b.      Ikatan logam

c.       Ikatan kovalen

d.      Ikatan kovalen koordinat

e.       Ikatan hydrogen

35.  Kelompok senyawa berikut yang mempunyai ikatan ion adalah….

a.       H2O, CO2, CH4

b.      CO2, CH4, NH3

c.       HCl, H2SO4, NaOH

d.      NaCl, HI, H2O

e.       K2O, NaBr, MgCl2

36. --------

37.  Manakah senyawa berikut yang nonpolar walaupun ikatan antar atom – atomnya polar adalah….

a.       CO2

b.      N2

c.       HCl

d.      H2S

e.       NH3

38.  Manakah senyawa yang tidak dapat dibelokkan oleh medan listrik?

a.       CS2

b.      H2O

c.       CHCl3

d.      C2H5OH

e.       CH3COCH3

39.  Manakah senyawa yang mempunyai ikatan ion, kovalen, & kovalen koordinat ?

a.       NaOH

b.      K2CO3

c.       BaSO4

d.      KI

e.       HCl

40.  Dalam senyawa H3PO4  (sesuai aturan octet & duplet) terdapat ikatan kovalen tunggal, ikatan kovalen rangkap dua, & ikatan kovalen koordinat berturut – turut sebanyak…..

a.       7,0,0

b.      6,0,1

c.       6,1,0

d.      5,0,2

e.       3,1,3

41.  Manakah senyawa berikut yang merupakan konduktor terbaik?

a.       Kristal garam dapur

b.      Leburan gula pasir

c.       Larutan glukosa

d.      Larutan asam klorida

e.       Lelehan belerang

42.  Unsur logam dapat menghantarkan listrik dengan baik karena….

a.       Elektron dalam logam dapat bergerak bebas dari atom satu ke atom yang lain

b.      Logam mengkilap sehingga dapat memantulkan sinar

c.       Logam mempunyai energi ionisasi kecil

d.      Dalam unsur logam terdapat ikatan ion

e.       Logam mempunyai hambatan yang besar

ESSAY
1.         Jelaskan dengan gambar Lewis terjadinya ikatan antara :
a.         8A & 11B
b.         6C & 17D
2.         Gambarkan rumus Lewis, rumus struktur & sebutkan jenis ikatan lalu hitunglah jumlah ikatan – ikatan masing – masing dalam senyawa KOH
3.         Terdapat senyawa sbb : KF, KCl, KBr, KI, KAt. Sebutkan senyawa yang mempunyai ikatan ion yang terkuat. Jelaskan jawaban Anda !
Sekian. Semoga bermanfaat..